Bawang (Onions) merupakan salah satu jenis tumbuhan termasuk genus Allium atau umbi lapis yang banyak dimanfaatkan sebagai sayuran dan dijadikan bumbu utama masakan di seluruh dunia. Bawang memiliki sejarah penggunaan yang panjang dalam berbagai budaya karena rasa dan aroma yang khas, serta khasiat kesehatan yang menakjubkan.

Daftar Pembahasan Jenis Bawang
  1. 10+ daftar bawang paling banyak digunakan di Indonesia dan dunia
  2. Penjelasan Jenis-jenis Bawang
  3. Kesimpulan Manfaat Bawang Bagi Kesehatan

Dalam dunia kuliner, bawang menjadi salah satu bahan penting dalam pembuatan masakan. Baik digunakan dalam bentuk utuh, cincang, hancur, ataupun dihaluskan, bawang memberikan rasa gurih dan meningkatkan cita rasa makanan.

Dalam masakan Asia, seperti masakan Tiongkok, India, dan Indonesia, bawang sering digunakan sebagai dasar bumbu masakan, seperti bawang putih, bawang merah, atau bawang bombai.

Tidak hanya memberikan rasa yang lezat, bawang juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Bawang mengandung senyawa-senyawa aktif, seperti sulfur, flavonoid, dan antioksidan, yang dapat membantu melawan peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Bawang juga diketahui memiliki sifat antimikroba, yang dapat membantu mencegah infeksi.

Selain manfaat kesehatan, bawang juga memiliki peran dalam bidang pengobatan tradisional. Di beberapa budaya, bawang digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit, mulai dari pilek, batuk, hingga gangguan pencernaan.

Meskipun belum ada penelitian ilmiah yang meyakinkan, banyak orang masih mempercayai kekuatan penyembuhan bawang dalam pengobatan alami.

Dalam industri kosmetik, bawang juga digunakan dalam beberapa produk perawatan rambut. Kandungan sulfur dalam bawang diyakini dapat membantu memperkuat akar rambut dan mencegah kerontokan rambut. Beberapa produk ini menggunakan ekstrak bawang sebagai salah satu kandungan aktifnya.

Secara keseluruhan, bawang adalah salah satu bahan penting dalam dunia kuliner dan memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Baik digunakan dalam masakan sehari-hari atau dalam pengobatan tradisional, bawang telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia sejak zaman dahulu.

Di Indonesia, bawang tumbuh subur di Pulau Jawa. Di sini, kita umumnya mengenal empat jenis bawang, yaitu bawang merah, bawang putih, bawang bombai, dan bawang daun.

Namun, ternyata di negara lain seperti Amerika dan Eropa, terdapat jenis bawang lain yang secara sekilas memang mirip, tetapi diberi nama yang berbeda.

Mengetahui berbagai macam jenis bawang akan memperluas pengetahuan kita tentang keanekaragaman tumbuhan yang ada di dunia.

  1. Bawang Bombai
  2. Bawang Merah
  3. Bawang Putih
  4. Bawang Daun
  5. Bawang Prei
  6. Bawang Batak
  7. Bawang Kucai
  8. Bawang Dayak
  9. Bawang Lanang
  10. Sweet Onion
  11. White Onion
  12. Pearl Onion
  13. Cippolini Onion
  14. Bawang Goreng

Bawang Bombai

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Bawang bombai dikenal dengan Yellow Onion adalah jenis bawang yang paling besar dan memiliki tekstur yang lembut. Secara botani, bawang bombai termasuk dalam keluarga Allium cepa dan merupakan varietas yang berasal dari bawang putih. Meskipun dikenal dengan ukurannya yang besar, bawang bombai memiliki rasa yang lezat dan manis.

Karakteristik Bawang Bombai:

  • Bawang Bombai memiliki penampakan yang khas. Bentuknya seukuran bola golf dan dagingnya berwarna kuning muda yang keemasan. Selain itu, kulitnya juga tipis dan mudah dikupas.
  • Rasa Bawang Bombai sangat tegas ketika mentah namun sangat manis ketika dimasak. Inilah yang membuatnya menjadi bahan masakan yang sangat populer.
  • Tak hanya itu, Bawang Bombai juga tersedia sepanjang tahun, sehingga Anda dapat dengan mudah menemukannya di pasar.
  • Pemanfaatan Bawang Bombai juga sangat beragam. Bawang Kuning/Bombai cocok digunakan untuk memasak berbagai hidangan seperti sup, semur, dan rebus.

Bawang Bombai sering digunakan dalam berbagai hidangan, terutama dalam masakan kari, sup, atau diiris dan ditambahkan dalam salad.

Dalam hidangan kari, bawang bombai menjadi salah satu bahan utama yang memberikan cita rasa yang kaya dan aroma yang harum. Sedangkan dalam hidangan sup, bawang bombai memberikan rasa gurih yang menyempurnakan rasanya.

Selain itu, bawang bombai juga sering digunakan dalam hidangan tertentu seperti French onion soup, di mana bawang bombai diiris tipis dan kemudian dipanggang atau direbus untuk menghasilkan rasa yang lembut dan manis. Bawang bombai juga dapat diolah menjadi hidangan pelengkap seperti bawang bombai goreng yang renyah dan lezat.

Dalam hal nutrisi, bawang bombai mengandung berbagai vitamin dan mineral yang penting untuk kesehatan tubuh. Bawang bombai kaya akan vitamin C, vitamin B6, serat, serta mineral seperti potassium dan selenium.

Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sedangkan vitamin B6 penting untuk metabolisme tubuh yang sehat.

Dengan segala kelezatannya dan kandungan nutrisinya, tidak heran jika bawang bombai menjadi salah satu bahan penting dalam memasak. Baik sebagai aroma penguat atau bahan utama, bawang bombai selalu berhasil memberikan sentuhan special pada hidangan apa pun.

Jadi, jangan ragu untuk menggabungkan bawang bombai dalam masakan Anda untuk menambahkan rasa dan aroma yang lezat.


Bawang Merah

Bawang merah adalah salah satu bahan dapur yang sangat penting dalam masakan. Kehadirannya memberikan rasa, aroma, dan warna yang khas dalam hidangan. Dengan menggunakan bawang merah, kita bisa menciptakan masakan yang lezat dan menggugah selera.

Selain memberikan kelezatan, bawang merah juga memiliki nilai gizi yang baik untuk tubuh kita. Kandungan vitamin C dan antioksidannya dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan jantung, dan mengurangi risiko peradangan.

Bawang merah juga memiliki kandungan serat yang baik untuk pencernaan dan menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Tidak hanya digunakan dalam masakan, bawang merah juga memiliki manfaat lain di luar dapur. Beberapa orang menggunakan bawang merah untuk perawatan kulit dan rambut, karena kandungan antioksidannya. Manfaat lainnya termasuk membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan melawan infeksi.

Dengan segala manfaat dan kegunaannya, bawang merah pantas menjadi bahan yang selalu ada di dapur kita. Jadikanlah bawang merah sebagai bagian penting dalam hidangan kita, dan nikmati kelezatannya serta manfaat yang membantu menjaga kesehatan tubuh kita.

Photo by Miguel u00c1. Padriu00f1u00e1n on Pexels.com

Di Indonesia sebetulnya bawang merah yang sering digunakan seperti pada gambar di atas dinamai Shallot. Ini berbeda dengan bawang merah yang sering digunakan di luar negeri dan dinamai Red Onion, seperti gambar di bawah.

Perbedaan Bawang Merah (Shallot) dengan Bawang Merah (Red Onion)

Bawang merah (Shallot) ini merupakan bawang yang juga banyak digunakan didunia, terutama untuk saus seperti Saus yang dikenal di Prancis bernama mignonette dan di Indonesia sendiri selain digunakan bumbu juga digunakan sering dibuat bawang goreng yang sangat tepat disajikan dengan soto ataupun kari.

Karakteristik Bawang Merah (Shallot):

  • Penampakan Shallot: Bawang Merah hadir dalam beragam bentuk dan ukuran. Varietas bawang merah barat memiliki ukuran kecil yang ramping dan ringan, dengan kulit tipis berwarna merah muda-jingga dan daging berwarna keunguan.
  • Di Asia, bawang merah memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan bawang merah barat, bahkan terkadang sangat kecil, dengan daging yang berwarna ungu gelap.
  • Dalam hal rasa, bawang merah lebih ringan daripada Red Onion, namun lebih tegas daripada Bawang Bombai, dengan sentuhan rasa bawang putih yang lembut.
  • Tentang ketersediaannya, bawang merah dapat ditemui sepanjang tahun, menjadikannya bumbu yang selalu tersedia untuk berbagai hidangan.
  • Untuk penggunaannya, bawang merah dapat diiris tipis dan digoreng sebagai taburan bumbu untuk masakan, mie, kari, bubur, atau bahkan digunakan dalam teknik memasak goreng telur dan lainnya.

Red Onion

Red Onion atau dikenal sebagai Bawang Merah besar ini memiliki ukuran lebih besar dari bawang merah/shallot, dan memiliki daging tebal layaknya bawang bombai. Bahkan bawang merah besar ini memiliki aroma paling tajam dibanding bawang jenis lain dan memili rasa pedas

Photo by MART PRODUCTION on Pexels.com

Jenis bawang ini terbilang jarang, termasuk di Indonesia maupun di Amerika yang hanya berada dipasaran sekitar 8% saja dari semua jenis bawang. Ada yang unik, terdapat Red Onion yang memiliki rasa lebih manis dengan bentuk dan warna sama yang berasal dari Tropea, Italia.

Karakteristik Bawang Merah (Red Onion):

  • Penampakan Red Onion: Bentuknya mengingatkan pada bola golf hingga softball (bola kasti), dengan daging merah marun terang dan merah, serta kulit yang tipis namun gelap.
  • Rasa: Sangat tegas dan pedas ketika mentah, tetapi ketika dimasak, rasanya masih terasa kuat namun manis.
  • Ketersediaan: Red Onion tersedia sepanjang tahun.
  • Cara Memanfaatkannya: Biasanya Red Onion digunakan sebagai topping pada burger atau salad pizza.

Bawang Putih

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Bawang putih atau disebut juga Garlic (Allium sativum) adalah bahan dapur yang sangat populer dan memiliki berbagai manfaat yang luar biasa. Dengan aroma yang khas dan rasa yang kuat, bawang putih telah digunakan dalam masakan di seluruh dunia selama berabad-abad.

Bukan hanya sebagai bumbu pelengkap, bawang putih juga dikenal karena sifatnya yang memiliki berbagai sifat penyembuhan. Bawang putih mengandung senyawa allicin yang memiliki sifat antibiotik alami, yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi.

Selain itu, bawang putih juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Senyawa dalam bawang putih dapat membantu mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL), sehingga mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung.

Tak hanya itu, bawang putih juga kaya akan antioksidan yang dapat melawan radikal bebas dalam tubuh. Ini dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel dan mengurangi risiko terjadinya berbagai penyakit degeneratif.

Dalam masakan, bawang putih memberikan tambahan cita rasa yang unik dan menggugah selera. Dapat digunakan dalam berbagai hidangan, mulai dari tumis, sup, hingga masakan panggang dan dip. Bawang putih juga sering digunakan dalam pembuatan saus dan marinade, memberikan aroma dan rasa yang menggugah selera.

Karakteristik Bawang Putih:

  • Bawang putih memiliki penampakan yang unik yang disebut bulb onion, karena bentuknya yang bergelembung setelah dikupas dan terdiri dari beberapa siung bawang tunggal.
  • Rasanya tegas ketika mentah dan ketika dimasak, bawang putih akan menghasilkan rasa lengket dan gurih yang khas.
  • Bawang putih tersedia sepanjang tahun, sehingga kita dapat dengan mudah mendapatkannya kapan pun kita membutuhkannya.
  • Tidak hanya sebagai bumbu masak, bawang putih juga memiliki manfaat sebagai obat. Kita bisa menggunakan bawang putih dalam berbagai masakan seperti sop, tumis, dan sayur. Manfaatnya telah terbukti secara klinis.

Dengan manfaat kesehatan yang luar biasa dan kelezatan yang khas, bawang putih adalah bahan dapur yang tak boleh dilewatkan. Menambahkan sedikit bawang putih dalam hidangan Anda dapat memberikan sentuhan istimewa dan membuatnya menjadi lebih lezat dan sehat.


Bawang Daun

Bawang daun, juga dikenal sebagai bawang hijau (Green Onion) atau scallions, memiliki rasa yang segar dan renyah. Selain digunakan sebagai hiasan atau bahan tambahan dalam hidangan seperti mi goreng, nasi goreng, dan sup, bawang daun juga memiliki beragam manfaat kesehatan yang patut diperhatikan.

Photo by Tamara Elnova on Pexels.com

Bawang daun (Allium fistulosum L.; dalam bahasa Inggris: Welsh onion atau dalam bahasa Jepang: bunching onion) adalah sebuah spesies yang memiliki kemiripan yang sangat kuat dalam hal bau dan rasa dengan bawang bombai, Allium cepa, yang paling umum digunakan. Bahkan telah tercipta hibrida antara kedua tumbuhan ini.

Bawang daun tidak membentuk bulb, melainkan daun-daunnya memiliki rongga di tengahnya. Istilah “fistulosum” merujuk pada keadaan berongga tersebut.

Karakteristik Bawang Daun (Scallions):

  • Bawang daun memiliki penampakan yang khas. Bagian bawahnya berwarna putih cerah, sedangkan bagian puncaknya berwarna hijau gelap. Biasanya, daun bawang dijual dalam kelompok atau ikat.
  • Ketika digunakan dalam masakan, bawang daun memberikan rasa yang lembut, renyah, dan juicy sekaligus. Bagian puncak yang berwarna hijau tua memiliki cita rasa yang sedikit lebih tajam. Bawang daun sangat cocok digunakan sebagai aksen dalam hidangan.
  • Bawang daun tersedia sepanjang tahun, sehingga dapat digunakan kapan saja.
  • Anda dapat memanfaatkannya dalam berbagai jenis masakan, seperti sup, tumis, sayur, dan juga dalam adonan telur kocok. Seperti bawang putih dan jahe, bawang daun juga merupakan bahan penting dalam membuat tumisan.

Salah satu manfaat bawang daun secara kesehatan adalah kandungan serat yang tinggi. Dalam setiap helai bawang daun terdapat serat yang membantu meningkatkan proses pencernaan dan memperlancar pengeluaran limbah, sehingga dapat mencegah sembelit dan mengurangi risiko penyakit gastrointestinal.

Bawang daun juga mengandung senyawa polifenol, seperti flavonoid dan karotenoid, yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan tersebut dapat membantu menjaga kesehatan sel dan melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh.

Selain itu, bawang daun juga mengandung vitamin A, vitamin C, dan vitamin K. Vitamin A berperan penting dalam menjaga kesehatan mata dan kulit, sementara vitamin C membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah berbagai penyakit. Vitamin K, di sisi lain, berperan dalam pembekuan darah dan menjaga kesehatan tulang.

Dengan segala manfaat kesehatan yang dimilikinya, tidak mengherankan jika bawang daun sering digunakan dalam berbagai masakan di berbagai belahan dunia.


Bawang Prei

Bawang Prei (Allium ampeloprasum atau Allium porrum) adalah varietas bawang daun yang memiliki karakteristik unik dibandingkan dengan bawang daun pada umumnya. Varian ini juga dikenal sebagai bawang perem atau daun bawang prei. Tumbuh subur di Irak, Etiopia, dan beberapa negara Eropa.

Bawang Prei memiliki tangkai yang lebih tebal dan bertekstur lembut, serta memiliki rasa yang lebih manis dan lebih mirip rasa bawang bombai dibandingkan dengan bawang daun biasa.

Photo by Toa Heftiba u015einca on Pexels.com

Keunikan dari bawang Prei tidak hanya terletak pada rasa dan teksturnya, tetapi juga dalam penggunaannya dalam masakan. Tangkai bawang Prei yang tebal dan panjang membuatnya cocok untuk diiris menjadi potongan-potongan yang lebih besar dan digunakan sebagai bahan utama dalam berbagai hidangan, seperti sup, tumis, atau sajian utama.

Kandungan nutrisi dalam bawang Prei juga patut diperhatikan. Selain tinggi serat, bawang Prei juga mengandung vitamin C, vitamin K, vitamin A, dan sejumlah mineral penting seperti kalium, magnesium, dan zat besi. Nutrisi ini sangat baik untuk kesehatan tubuh kita, membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan kulit, dan memperkuat tulang.

Dalam proses penanaman, bawang Prei membutuhkan perhatian khusus. Tanah yang subur, baik drainase, dan paparan sinar matahari yang cukup penting untuk pertumbuhan yang optimal. Setelah panen, bawang Prei dapat disimpan dalam lemari es selama beberapa minggu.

Dengan segala keunikannya, bawang Prei bisa menjadi alternatif yang menarik untuk menghadirkan variasi cita rasa dalam masakan sehari-hari. Dalam berbagai hidangan, bawang Prei memberikan sentuhan segar dan aroma yang khas, menjadikannya bahan yang tak boleh terlewatkan di dapur.


Bawang Batak

Bawang Batak atau dikenal Lokio adalah sejenis tanaman yang memiliki kemiripan dengan kucai. Tanaman ini populer di daerah Batak, Indonesia, namun juga dapat ditemukan di daerah sekitarnya. Meskipun memiliki kesamaan dengan kucai, Bawang Batak memiliki keunikan dan karakteristik yang membedakannya, salah satunya memiliki bonggol sedikit lebih besar dan membulat berwarna putih dibandingkan kucai.

Gambar Bawang Batak/Lokio, diambil dari hipwee.com

Perbedaan lainnya yang dapat dilihat adalah ukuran daunnya. Daun Bawang Batak cenderung lebih lebar dan panjang dibandingkan dengan kucai. Selain itu, warna daunnya pun berbeda. Kucai umumnya memiliki daun yang berwarna hijau muda, sedangkan Bawang Batak memiliki daun yang lebih gelap, dengan perpaduan warna hijau tua dan ungu kecokelatan.

Selain perbedaan pada daunnya, Bawang Batak juga memiliki bau yang khas. Ketika daunnya dihancurkan atau dipotong, bau khas yang muncul dapat memberikan aroma segar dan pedas. Aroma ini sering digunakan dalam masakan tradisional Batak untuk memberikan cita rasa yang khas dan menggugah selera.

Secara kuliner, Bawang Batak dapat diolah dan digunakan dalam berbagai macam hidangan. Biasanya, daunnya yang segar bisa dimasukkan ke dalam sup atau tumisan sayuran untuk memberikan aroma dan rasa yang sedap. Selain itu, daun Bawang Batak juga dapat dijadikan hiasan atau garnish pada hidangan untuk memberikan sentuhan visual yang menarik.

Dalam pengobatan tradisional, Bawang Batak juga memiliki peran penting. Daunnya diyakini memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan, seperti membantu mengobati batuk, meredakan perut kembung, dan meningkatkan nafsu makan.

Bawang Batak memiliki aroma yang khas dan citarasa yang kuat. Hal ini membuatnya menjadi bumbu penting dalam masakan tradisional Batak, seperti saksang, arsik, dan naniura. Bawang Batak juga bisa digunakan sebagai bumbu pada sambal dan berbagai hidangan lainnya.


Bawang Kucai

Bawang kucai dikenal Garlic Chives memiliki batang yang ramping dan panjang, dengan daun-daun yang tumbuh dalam kelompok yang padat di bagian atasnya. Biasanya, daun bawang kucai memiliki warna yang lebih hijau dan lebih tipis dibandingkan dengan bawang daun pada umumnya.

Photo by Polina Tankilevitch on Pexels.com

Kucai (Allium tuberosum dan A. ramosus), atau bawang kucai serta daun kucai termasuk jarang dipakai dalam menu masakan Indonesia. Nama kucai berasal dari Bahasa Hokkian, “Kú-chhài”.

Karakteristik Kucai:

  • Kucai memiliki penampakan yang unik. Bagian bawahnya berwarna kehijau-hijauan sementara bagian puncak daunnya berwarna hijau. Namun, yang biasanya dijual adalah bagian daunnya saja yang berukuran lebih pipih daripada bawang daun biasa.
  • Rasa: Kucai memiliki rasa yang lebih ringan dibandingkan dengan bawang daun.
  • Ketersediaan: Anda dapat menemukan kucai sepanjang tahun, jadi Anda tidak perlu khawatir mencarinya.
  • Cara Memanfaatkannya: Kucai dapat digunakan sebagai bumbu masak dalam berbagai hidangan seperti tumisan. Contohnya, Anda dapat membuat tumis oncom kucai dan toge yang lezat dengan menggunakan kucai sebagai salah satu bahan utama.

Keunikan dari bawang kucai ini menjadikannya sebagai salah satu bahan penting dalam masakan Asia Tenggara, terutama dalam hidangan-hidangan seperti capcay, mie goreng, atau dengan cara dijadikan pelengkap dalam olahan sup atau sup jagung. Rasanya yang segar dengan sedikit keharuman bawang membuat bawang kucai menjadi bahan yang sangat disukai dalam masakan sehari-hari.

Selain menjadi bahan pelengkap dalam masakan, bawang kucai juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam bawang kucai, seperti vitamin C, serat, dan antioksidan, dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.

Dalam hal penampilan, bawang kucai juga memberikan sentuhan estetika pada hidangan karena warna hijau segarnya yang kontras dengan warna makanan lainnya. Hal ini membuat hidangan terlihat lebih menarik dan menggugah selera.


Bawang Dayak

Bawang Dayak, juga dikenal sebagai Bawang Merah Hutan atau Bawang Borneo, atau juga disebut Bawang Sabrang merupakan jenis bawang yang tumbuh di hutan-hutan pedalaman Kalimantan yang berasal dari. Memiliki nama ilmiah Eleutherine palmifolia.

Gambar Bawang Dayak, diambil dari cairofood.id

Di kalangan masyarakat Kalimantan, Bawang Dayak telah menjadi bagian penting dari budaya dan masakan lokal. Bawang ini dikenal karena aroma dan rasa yang khas, serta memiliki manfaat kesehatan yang beragam. Kaya akan senyawa antioksidan, Bawang Dayak diketahui memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba, serta dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, bawang ini juga diketahui dapat membantu dalam mengatasi masalah pernapasan, seperti batuk dan pilek. Tak hanya itu, Bawang Dayak juga dipercaya memiliki sifat antimutagenik, yang artinya dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan DNA akibat zat-zat berbahaya.

Bagi para pecinta masakan, Bawang Dayak sering digunakan sebagai bumbu untuk menambahkan cita rasa pada hidangan tradisional Kalimantan. Keunikan dan rasa khasnya membuat bawang ini menarik bagi mereka yang ingin mencoba pengalaman kuliner yang berbeda dan autentik.

Dalam upaya melestarikan bawang ini, beberapa usaha telah dilakukan untuk memasarkannya secara lebih luas. Bukan hanya di Kalimantan, Bawang Dayak telah menarik perhatian di antara wisatawan dan penikmat kuliner dari berbagai belahan dunia. Semakin banyak orang yang tertarik dan menjadikan bawang ini sebagai salah satu bumbu favorit di dapur mereka.


Bawang Lanang

Bawang Lanang adalah sejenis bawang yang memiliki ciri khusus yaitu hanya memiliki satu biji saja, sering disebut juga Bawang Putih Tunggal. Nama “Lanang” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti “laki-laki” atau “jantan”. Bawang ini biasanya ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Gambar Bawang Puting Tunggal (Lanang), diambil dari orami.co.id

Bawang ini memiliki bentuk yang mirip dengan bawang biasa, namun ukurannya lebih kecil dan hanya memiliki satu biji. Karakteristik unik ini membuatnya menjadi perhatian bagi para pecinta bawang dan para penggemar kuliner. Rasa serta aromanya juga dikatakan lebih kuat dan tajam dibandingkan dengan bawang biasa.

Bawang putih tunggal biasanya digunakan sebagai bumbu dalam masakan tradisional Indonesia, seperti nasi goreng, soto, atau pecel. Beberapa orang juga menggunakan bawang ini sebagai bahan utama dalam membuat sambal atau bumbu khas lainnya. Meskipun ukurannya kecil, namun bawang Lanang mampu memberikan cita rasa yang khas dan menambah kelezatan hidangan.

Selain digunakan dalam masakan, bawang Lanang juga dikatakan memiliki berbagai manfaat kesehatan. Seperti halnya bawang biasa, bawang Lanang mengandung senyawa belerang yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan bakteri serta virus. Bawang Lanang juga mengandung antioksidan yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Namun, penting untuk diingat bahwa bawang Lanang tidak umum ditemui di supermarket atau pasar tradisional. Jika Anda tertarik untuk mencoba masakan dengan bawang Lanang, Anda mungkin perlu mencarinya di pasar-pasar lokal di daerah-daerah di mana bawang ini biasa ditemukan.


Sweet Onion

Sweet Onion atau lebih dikenal dengan nama Vidalias, merupakan jenis bawang manis yang sangat populer. Bawang ini tumbuh subur di kota Vidalia, Georgia. Vidalias adalah varietas yang paling umum dari bawang manis. Dengan rasa yang lezat dan aroma yang harum, tidak heran jika Vidalias menjadi pilihan favorit bagi banyak orang. Menikmati bawang manis yang berkualitas memang sebuah kepuasan tersendiri.

Gambar Sweet Onion/Vidalias, diambil dari: seriouseats.com

Bawang ini sangatlah istimewa, meski kurang tajamm, namun rasanya benar-benar manis sehingga dikenal dengan sebutan Bawang Kentang (Potato Onion). Biasanya, bawang ini diiris tipis dan disajikan dalam salad atau di atas sandwich. Dalam variasi warna, bawang jenis ini dapat beragam mulai dari putih hingga kuning dan seringkali memiliki penampilan yang tak kalah menarik.

Karakteristik Sweet Onion:

  • Bawang Sweet Onion memiliki penampakan yang unik. Bentuknya meruncing di bagian batang dan akarnya, sedangkan di bagian tengahnya lebar. Kulitnya tipis dan berwarna kuning muda yang menarik.
  • Rasa dari Sweet Onion sangat istimewa. Sangat manis dan renyah saat digigit. Bawang ini sangat cocok untuk dimakan mentah, memberikan sensasi yang segar dan enak.
  • Ketersediaan Sweet Onion terbatas, biasanya hanya tersedia dari akhir April hingga awal September di Amerika. Jadi, jadikanlah kesempatan ini untuk menikmati buah-buahan ini selama musimnya.
  • Cara terbaik untuk memanfaatkan Sweet Onion adalah dengan menggunakannya sebagai bahan salad. Potong-potong bawang ini dan campurkan dengan sayuran segar lainnya untuk menciptakan salad yang lezat dan sehat.

White Onion

Banyak orang yang tidak mampu membedakan antara bawang bombai (Yellow Onion) dan White Onion karena selain bentuknya yang serupa, warnanya juga agak mirip. Namun, kita dapat mengidentifikasi perbedaan di antara keduanya.

Gambar White Onion, diambil dari seriouseats.com

Bawang ini memiliki aroma yang tajam dan rasa yang manis dibandingkan dengan bawang kuning/Bombai. Selain itu, bawang ini memiliki tekstur yang lembut dan kulit yang tipis. Untuk mengolahnya, biasanya digunakan dalam cara yang sama dengan bawang bombai.

Karakteristik White Onion:

  • White Onion memiliki penampakan yang menarik, dengan bentuk yang seukuran bola baseball hingga softball. Daging putihnya begitu lembut, dan kulitnya memiliki warna yang cerah dan tipis.
  • Satu hal yang menjadikan White Onion spesial adalah rasanya yang lebih ringan dibandingkan dengan Bawang Bombai. Lebih menariknya lagi, White Onion bahkan bisa dimakan mentah, memberikan sensasi yang unik saat dikonsumsi.
  • Tak heran jika White Onion tersedia sepanjang tahun.
  • Manfaatkanlah karakteristiknya yang memiliki tekstur renyah dan rasa ringan ini dengan cara menyajikannya dalam salad yang segar, iris tipis pada sandwich yang lezat, atau taburkan pada pizza favorit Anda.

Pearl Onion

Bawang mutiara memiliki beberapa varietas warna mulai dari kuning, merah, dan putih yang paling banyak ditemukan.

Gambar Bawang Mutiara, diambil dari seriouseats.com

Karakteristik Bawang Mutiara:

  • Bawang Mutiara memiliki penampakan yang unik dan lucu. Bentuknya menyerupai bawang merah/shallot biasa, tetapi lebih rapi dan menyerupai mutiara.
  • Rasanya lebih ringan dan lebih manis daripada bawang biasanya.
  • Bawang Mutiara tersedia sepanjang tahun.
  • Untuk memanfaatkannya, mengupas kulit bawang mutiara segar agak sulit. Namun, Anda dapat dengan cepat dan mudah mengupasnya dengan merebusnya terlebih dahulu dalam air panas. Bawang Mutiara biasanya dimasak untuk acar dan koktail.

Bawang Cippolini

Bawang Cippolini, juga dikenal sebagai “bawang piring terbang”, termasuk dalam keluarga bawang Allium cepa. Dikenal karena bentuknya yang unik dan menarik, bawang Cippolini memiliki ciri khas berupa cakram datar atau piring terbang yang sedikit kuning.

Gambar Bawang Cippolini, diambil dari seriouseats.com

Meskipun penampilannya yang tidak biasa, bawang Cippolini memiliki cita rasa yang lezat dan manis. Teksturnya yang renyah dan sedikit lunak membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai masakan. Baik dalam tumisan, panggangan, atau bahkan masakan panggang, bawang Cippolini memberikan tambahan rasa yang istimewa.

Selain rasa yang enak, bawang Cippolini juga memiliki kandungan nutrisi yang menguntungkan bagi kesehatan. Seperti bawang pada umumnya, bawang Cippolini mengandung senyawa sulfur yang dapat membantu melawan peradangan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, bawang juga mengandung serat dan vitamin C yang penting untuk menjaga kesehatan pencernaan dan menjaga daya tahan tubuh.

Dalam dunia kuliner, bawang Cippolini sering digunakan dalam berbagai hidangan tradisional Italia. Mereka dapat diolah menjadi saus, ditumis dengan sayuran lain, atau bahkan digunakan sebagai garnis pada hidangan daging panggang. Keunikan bentuknya juga membuat bawang Cippolini populer sebagai elemen dekorasi dalam hidangan mewah.

Jenis bawang ini semula disajikan di restoran-restoran mewah, tetapi sekarang sudah banyak tersedia di supermarket besar.

Karakteristik Bawang Cippolini:

  • Bawang Cippolini memiliki penampakan yang unik, bentuknya mirip dengan piring terbang dan sedikit lebih besar dari bawang mutiara. Kulitnya berwarna kuning pucat yang menambah daya tariknya.
  • Rasa bawang Cippolini sangat manis, membuatnya menjadi pilihan yang sempurna untuk berbagai masakan.
  • Bawang Cippolini tersedia sepanjang tahun, sehingga Anda dapat menikmatinya kapan pun Anda mau.
  • Meskipun mengupas kulit bawang Cippolini sedikit sulit, dengan menggunakan pisau untuk memotong bagian bawah/akarnya terlebih dahulu, Anda dapat mengupasnya dengan mudah seperti saat Anda mengupas bawang bombai.
  • Selain itu, bawang Cippolini juga memiliki kadar gula yang tinggi, sehingga baik untuk Anda gunakan dalam tumisan seperti jamur dan kacang.

Bawang Goreng

Bawang Goreng bukanlah jenis tanaman bawang, hanya saja saking populernya bawang goreng bisa dimasukan pada salah satu jenis bawang yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Dalam kebanyakan kasus, bawang goreng adalah bawang merah yang diiris tipis lalu digoreng hingga renyah dan garing. Bawang goreng ini sering digunakan sebagai pelengkap dalam hidangan, memberikan sentuhan gurih dan renyah yang khas.

Gambar Bawang Goreng, diambil dari wikipedia

Meskipun bawang goreng sering dikaitkan dengan hidangan Indonesia, namun sebenarnya kehadirannya tersebar di berbagai masakan dari berbagai belahan dunia. Di Asia Tenggara, bawang goreng sering menjadi bumbu tambahan dalam mie goreng, nasi goreng, atau semur. Di negara-negara Eropa, bawang goreng dapat ditambahkan ke salad atau digunakan sebagai topping untuk sup krim. Di Amerika Serikat, bawang goreng sering digunakan sebagai topping dalam hidangan seperti steak atau hot dog.

Selain memberikan rasa gurih dan renyah pada hidangan, bawang goreng juga memiliki manfaat kesehatan tertentu. Bawang goreng mengandung senyawa sulfur, flavonoid, dan antioksidan yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan radikal bebas. Bawang goreng juga diketahui memiliki efek antimikroba dan antiradang.

Bagi Anda yang ingin mencoba membuat bawang goreng sendiri, berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Bersihkan bawang merah dan kupas kulitnya.
  2. Iris bawang merah tipis-tipis sesuai dengan ketebalan yang diinginkan.
  3. Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang.
  4. Masukkan irisan bawang merah ke dalam minyak panas.
  5. Goreng bawang merah hingga berwarna kecokelatan dan renyah.
  6. Angkat bawang goreng dan tiriskan minyaknya dengan menggunakan tissue dapur atau saringan.
  7. Biarkan bawang goreng mendingin sebelum digunakan sebagai pelengkap hidangan atau simpan dalam wadah kedap udara.

Selamat mencoba membuat bawang goreng yang lezat dan bergizi untuk hidangan Anda!


Berikut adalah beberapa manfaat bawang yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia:

  • Melawan Kanker. Bawang mengandung zat-zat baik seperti vitamin C dan quercetin yang merupakan jenis flavonoid dengan sifat antioksidan kuat. Vitamin C dan quercetin bekerja secara kolektif untuk melindungi sel-sel tubuh, jaringan, dan organ dari radikal bebas yang dikenal mendorong penyebaran kanker. Selain itu, bawang putih mengandung senyawa organosulfur yang bernama sulfur alami, yang memiliki efek anti-kanker yang kuat.
  • Regulator Gula Darah. Senyawa organosulfur dalam bawang berperan penting dalam regulasi insulin dan mengontrol tingkat glukosa darah. Pengendalian gula darah yang ketat merupakan strategi penting dalam pencegahan dan pengobatan diabetes. Selain itu, bawang juga merupakan sumber yang kaya akan vitamin biotin, yang membantu meningkatkan kadar gula darah yang sehat. Biotin sangat penting untuk pelepasan insulin.
  • Menurunkan Kolesterol. Kadar kolesterol tinggi dan pembentukan plak di arteri meningkatkan risiko penyakit jantung serta komplikasi seperti serangan jantung dan stroke. Bawang terbukti efektif dalam menurunkan kolesterol dan mencegah pembentukan plak di arteri. Efek penurunan kolesterol ini terutama disebabkan oleh quercetin yang menghambat akumulasi kolesterol “buruk” (LDL) pada dinding arteri.
  • Menurunkan Tekanan Darah. Tekanan darah tinggi meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan quercetin dalam bawang dapat efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Quercetin merangsang pelebaran pembuluh darah, mempromosikan aliran darah yang sehat, dan mengurangi tekanan darah.
  • Membantu Metabolisme. Kandungan biotin dalam bawang membantu dalam metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Dengan mengonsumsi bawang secara teratur dalam diet harian, metabolisme tubuh dapat meningkat secara signifikan. Semakin tinggi tingkat metabolisme tubuh, semakin banyak kalori terbakar saat istirahat dan selama aktivitas fisik sehari-hari. Konsumsi bawang juga dapat mengurangi kecenderungan tubuh untuk menyimpan lemak dengan menggunakan karbohidrat dan lemak sebagai sumber energi.

Terdapat berbagai jenis bawang yang sering kita temui dalam dunia kuliner, terutama di Indonesia dan kebanyakan negara di dunia. Daftar bawang di atas hanya merupakan beberapa contoh dari banyak jenis bawang yang ada.

Referensi:

Tinggalkan komentar