Buah delima (Pomegranate) memiliki bentuk bulat, biji kecil, dan warna biji merah cerah. Nama “pomegranate” berasal dari bahasa Perancis yang berarti buah apel berbiji.

Dipercaya buah delima berasal dari Iran dan dibawa ke Mesir sekitar tahun 1600 sebelum masehi. Kemudian menyebar ke Eropa saat kerajaan Romawi menyerang Alexandria. Bentuk biji buah delima yang jernih telah menginspirasi beberapa simbol budaya.

Berdasarkan penelitian sejarah, buah delima memang memiliki peran penting dalam budaya Timur Tengah kuno, terutama dalam konteks agama, seni, dan mitologi. Di Mesir kuno, buah delima dianggap sebagai simbol keabadian dan kehidupan setelah kematian. Selain itu, dalam tradisi Yahudi, buah delima dianggap sebagai simbol kebijaksanaan, sementara dalam tradisi Islam, buah delima dianggap sebagai buah surga yang dipersembahkan kepada umat manusia.

Ketika buah delima akhirnya tiba di Eropa, buah ini tetap mempertahankan daya tariknya sebagai simbol kekayaan, keabadian, dan keberanian. Biji buah delima yang jernih dan bentuknya yang menarik telah diabadikan dalam seni, arsitektur, dan pakaian sebagai simbol kekuatan dan kemakmuran.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa buah delima bukan hanya sekadar buah, tetapi juga melambangkan beragam makna dalam banyak budaya yang berbeda di seluruh dunia.

Bagaimana dengan manfaat buah delima?

Photo by Cup of Couple on Pexels.com

Buah delima memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang luar biasa. Kaya akan antioksidan, delima dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, buah delima juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, mengontrol tekanan darah, serta memperbaiki fungsi kesehatan mental. Kandungan nutrisi dalam buah delima juga mendukung sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit.


Buah delima telah lama dilirik oleh dunia kesehatan sebagai obat di timur
tengah selama ratusan tahun. Diantaranya digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan dan masalah kulit. Buah delima kaya akan antioksidan seperti ellagic acid anthocyanin, gallic acids, dan flavonoids quercetin yang banyak berguna mengobati penyakit berbahaya seperti serangan jantung, diabetes, osteoartihritis dan beberapa penyakit kanker.

Jika kita mempunyai masalah dengan pencernaan seperti sakit perut, diare atau disentri, cobalah mencampur buah delima dengan madu lalu dibuat jus.

  1. Mencegah Serangan Jantung
    Dalam segelas jus delima terkandung banyak polifenol dan antioksidan yang lebih tinggi daripada teh hijau. Buah delima juga merupakan sumber serat terbaik karena mengandung punikalagin, serat yang hanya dimiliki buah sejenis delima. Kandungan tersebut membuat buah delima baik dalam mengurangi kolesterol sehingga mampu mencegah serangan jantung lebih dini.
  2. Mengobati Gangguan Pencernaan
    Buah delima dapat membantu meringankan kerja sistem pencernaan. Buah ini mampu meningkatkan nafsu makan dan mengontrol tubuh dari kehilangan cairan, sehingga baik dikonsumsi saat cuaca panas. Selain itu, delima juga dapat mengobati infeksi saluran kencing. Kandungan serat yang tinggi, termasuk serat tidak larut dan larut, sangat membantu meningkatkan sistem pencernaan agar bekerja lebih baik.
  3. Meningkatakan Sistem Kekebalan Tubuh
    Mengonsumsi buahnya langsung atau dibuat jus secara rutin sangat bagus dalam memelihara sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin C yang tinggi pada buah delima menolong tubuh terhindar dari ancaman berbagai penyakit.
  4. Mengurangi Stress
    Manfaat selanjutnya dari buah delima yakni mampu mengurangi tingkat stress secara alami. Berdasarkan penelitian dari Universitas Queen Margaret, jus delima menolong pasien dari stress, dengan menurunnya level kortisol (pemicu stress). Faktanya, kortisol merupakan hormon stress.
  5. Mencegah Kanker
    Dari berbagai penelitian lainnya, ditemukan bahwa polyphenols dan antioksidan yang terdapat pada delima mampu mencegah pertumbuhan sel-sel kanker. Kanker, jika terlambat ditangani, akan sulit diobati, lebih baik mencegah sebelum mengobati.
  6. Mengurangi Resiko Alzheimer
    Diantara manfaat terbaik dari buah delima yakni buah ini mampu mengurangi resiko terkena Alzheimer atau kepikunan. Berdasarkan penelitian dari Universitas Loma Linda, dengan mengkonsumsi secara rutin jus delima dapat menolong kerusakan pada protein di sel-sel penyebab Alzheimer.
  7. Memelihara Kadar Gula Dalam Darah
    Buah delima mengandung fruktosa, yang tidak menyebabkan kadar gula dalam darah naik sebagaimana buah yang lain. Dari penelitian, tidak ditemukan indikasi kenaikan gula penyebab diabetes dalam buah delima, malahan baik untuk memelihara kadar gula dalam darah.
  8. Mengontrol Tekanan Darah
    Karena buah delima mampu memelihara kadar gula, maka efek turunannya yakni buah ini mampu mengontrol tekanan darah. Faktanya, buah ini mampu menurunkan tekanan darah, dan mereduksi pembengkakan saluran darah.
  9. Meningkatakan Libido
    Rutin mengonsumsi buah delima bermanfaat meningkatkan kadar hormon testosteron pada pria. Dengan kata lain, delima adalah obat pembangkit gairah seksual alami untuk meningkatkan libido.
  10. Mengobati Diare
    Jika kita mempunyai masalah dengan pencernaan seperti sakit perut, diare atau disentri, cobalah mencampur buah delima dengan madu lalu dibuat jus. Obat alami ini mampu menghilangkan rasa sakit dan mengobati masalah pencernaan lainnya secara efektif.
  11. Mencegah Anemia
    Manfaat selanjutnya dari buah delima yakni mencegah anemia. Seperti kita ketahui, anemia disebabkan oleh kurangnya jumlah sel darah merah dibandingkan dengan jumlah sel darah putih. Buah delima mengandung zat besi terbaik, yang mampu merangsang pembentukan sel darah merah.
  12. Mempercepat atau Memperbaiki Regenerasi Tulang
    Jika sedang menderita peradangan tulang, maka meminum jus buah delima sangat dianjurkan. Bahkan di rumah sakit khusus pasien yang menderita tulang patah, mereka setiap harinya meminum jus buah delima.

  1. Mencegah Penuaan Dini
    Mengonsumsi buah delima secara rutin dapat menolong menurunkan proses penuaan pada kulit, mereduksi garis-garis halus dan keriput. Delima juga mampu meregenerasi sel-sel kulit dan mencegah timbulnya noda hitam pada kulit. Kemampuan ini diperoleh karena adanya zat ellagic acid di dalam buah. Zat ini menolong kulit dari paparan sinar ultraviolet, serangan radikal bebas dan merangsang pembentukan kolagen.
  2. Cocok Untuk Berbagai Tipe Kulit
    Keampuhan buah delima bermanfaat bagi semua tipe kulit, khususnya kulit kering. Bekerja dari dalam, nutirisi delima diserap sel-sel kulit hingga ke tingkat molekul. Kandungan punicic acid dan omega 3 pada buah menolong kulit dari kekurangan air secara konstan. Delima pun bermanfaat mencegah dan mengobati jerawat dan kulit berminyak.
  3. Menyamarkan Bekas Luka
    Buah delima membantu meregenerasi sel-sel kulit pada jaringan dermis dan epidermis. Kemampuan ini sangat bermanfaat dalam penyembuhan kulit paska luka. Lalu, minyak dari biji delima juga sangat bernutrisi bagi kulit yang manfaatnya menguatkan dan meremajakan epidermis.
  4. Meningkatkan Kejernihan Kulit
    Jus buah delima dapat merangsang produksi kolagen dan elastin yang bermanfaat mengencangkan kulit dan mencegah terbentuknya keriput pada kulit. Elastin dan kolagen seperti yang kita kenal merupakan substansi penting untuk memperkuat dan mempercantik kulit. Kekurangan kedua zat ini menyebabkan pertumbuhan kulit terganggu dan menyebabkan banyak permasalah kulit, seperti kekeringan, keriput hingga jerawat.
  5. Mencegah Kanker Kulit
    Untuk mencegah kanker kulit, dianjurkan minum jus buah delima secara rutin setiap hari. Buah ini mengandung hydrosable tannins dan anthocyanins yang mempunyai kemampuan antitumor dan antioksidan kuat. Ketika zat ini diserap oleh jaringan kulit, secara tidak langsung memperlambat pertumbuhan sel kanker kulit. Jadi, konsumsilah delima secara rutin untuk memperoleh kulit yang sehat dan cantik.

Sekian dua belas manfaat kesehatan dan lima manfaat kecantikan dari buah delima. Buah delima memang terkenal kaya akan khasiat bagi kesehatan tubuh dan juga untuk merawat kecantikan kulit. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah delima sangat baik untuk melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan jantung. Selain itu, buah delima juga dikenal memiliki manfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan peradangan.

Tak hanya itu, buah delima juga mengandung nutrisi penting seperti vitamin C, K, dan serat yang baik untuk pencernaan. Di sisi kecantikan, kandungan antioksidan dalam buah delima juga mampu memberikan manfaat untuk kulit, mulai dari menjaga kelembapan hingga melawan tanda-tanda penuaan dini. Dengan begitu, buah delima dapat dijadikan pilihan yang tepat untuk menjaga kesehatan dan kecantikan secara alami. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan kebermanfaatan bagi kita semua.


Referensi:
https://livelovefruit.com
https://healthline.com

Tinggalkan komentar