Kegiatan berjalan di Indonesia menurun karena transportasi publik yang mudah ditemui dan ketergantungan pada gadget. Meskipun demikian, berjalan memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan pikiran manusia.
Berjalan menurut pengertiannya adalah melangkahkan kaki bergerak maju dari satu titik (tempat) ke titik (tempat) lain. Dapat dikatakan kegiatan ini merupakan olahraga termudah dan termurah karena membuat tubuh bergerak tanpa harus mengeluarkan uang sepeser pun.
Secara umum, berjalan memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan dan membuat hidup menjadi lebih baik. Secara khusus, kegiatan ini bermanfaat bagi tubuh dan pikiran kita.
Berikut adalah manfaat berjalan bagi tubuh manusia.
- Mengurangi lemak tubuh
Berjalan secara teratur akan membuat kaki, lutut, dan pinggang kita bergerak yang lama kelamaan akan mengurangi lemak pada tubuh. - Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
Beberapa penelitian tercatat membuktikan bahwa berjalan dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Hanya dengan jalan selama 30 menit secara teratur dapat meningkatkan pembunuh sel-T dan tanda lain dari fungsi imunitas. - Meningkatkan kontrol glycemic, triglyceride, dan menurunkan tekanan darah
Berjalan 3 menit secara teratur setelah makan dapat meningkatkan triglyceride dan menurunkan tekanan darah. Sementara itu, berjalan 15 menit setelah makan dapat meningkatkan kontrol glukosa dalam darah terutama bagi orang tua dengan toleransi glukosa yang rendah. - Memperbaiki kondisi para penderita arthitris
Bagi para penderita arthitris, melakukan olahraga adalah sebuah kegiatan yang sulit untuk dilakukan. Arthitris merupakan penyakit kronis berupa pembengkakan dan kekakuan pada sendi sehingga menyebabkan gerakan tubuh menjadi sulit dan menyakitkan. Penyakit ini biasanya akan menyebabkan kerusakan jaringan apabila dibiarkan tanpa dirawat atau ditangani. Oleh sebab itu, berjalan merupakan satu-satunya olahraga ringan yang dapat mereka lakukan tanpa harus meringis kesakitan. Bahkan salah satu penelitian menemukan bahwa melakukan jalan kaki dan angkat beban dapat meningkatkan keseimbangan para penderita osteoarthitris yang lebih tua. - Dapat membantu memperpanjang usia apabila dilakukan dengan cepat
Sebuah penelitian terbaru terhadap lebih dari 7.000 pria dan 31.000 wanita pejalan kaki untuk tujuan rekreasi menemukan bahwa intensitas berjalan dapat memprediksi resiko kematian. Mereka yang jalan kakinya tercepat cenderung meninggal paling akhir. Namun, hal ini bukan berarti mengajarkan kita untuk jalan kaki secepatnya, melainkan hanya melihat hubungan alami antara jalan cepat dan resiko kematian. Para pejalan kaki yang lambat jangan memaksakan diri untuk mempercepat melakukannya karena hal itu malah akan menyakitkan. - Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
Dengan hanya melakukan jalan kaki rutin selama 30 menit ternyata dapat meningkatkan Sel T (limfosit T) yang merupakan kelompok sel darah putih yang memainkan peran utama pada kekebalan selular pada tubuh. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan imunitas mukosal pada orang tua dan memperbaiki efek kekebalan tubuh pada wanita pasca menopause.
Lalu, apa manfaatnya berjalan bagi otak dan pikiran kita?
Pikiran yang tenang dan otak yang bekerja maksimal adalah ciri dari sehat mental. Salah satu cara untuk mencapainya adalah lewat meditasi. Meditasi adalah latihan memfokuskan pikiran untuk membantu seseorang agar memiliki kesadaran penuh dan merasa tenang. Salah satu bentuk dari meditasi adalah berjalan.
Kegiatan ini dianggap sebagai meditasi terbaik. Hal ini karena kegiatan ini membantu kita untuk fokus pada apa yang sedang kita lakukan, sehingga pikiran kita menjadi lebih tenang dan tidak terganggu oleh hal-hal lain. Ini sesuai dengan tujuan dari meditasi, yaitu mengosongkan pikiran.
Sementara meditasi memerlukan tempat tenang, jalan kaki bisa dilakukan di mana saja asalkan sendirian, meskipun bersama orang lain. Dengan meditasi ini, tubuh kita bergerak tanpa sadar sesuai ritme dan melepaskan endorfin yang membuat pikiran positif.
Berjalan dengan tujuan meditasi memiliki sedikitnya 10 manfaat yang banyak bagi otak dan pikiran kita, diantaranya adalah:
- Meningkatkan Konsentrasi: Berjalan meditasi membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus. Saat kita fokus pada setiap langkah dan pernapasan, otak kita menjadi lebih terlatih untuk memusatkan perhatian pada satu hal.
- Pengurangan Stres: Aktivitas fisik yang teratur seperti berjalan meditasi dapat membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan. Ketika kita melangkah dengan tenang, perlahan, dan teratur, kita dapat merasakan ketenangan yang mengurangi tekanan mental.
- Peningkatan Kreativitas: Berjalan meditasi dapat membantu memunculkan ide-ide kreatif karena dalam keadaan rileks dan fokus, pikiran kita lebih mudah untuk berimajinasi dan berpikir di luar kebiasaan.
- Meningkatkan Kesehatan Otak: Dengan melakukan berjalan meditasi secara teratur, kita dapat mengurangi risiko penurunan kognitif dan penyakit terkait usia seperti demensia.
- Memperkuat Koneksi Mind-Body: Latihan meditasi berjalan membantu menguatkan koneksi antara pikiran dan tubuh, sehingga kita lebih peka terhadap sensasi dan perasaan dalam tubuh.
- Meningkatkan Kesehatan Mental: Kegiatan berjalan meditasi secara teratur dapat membantu meningkatkan kesehatan mental, mengurangi gejala depresi, dan meningkatkan rasa bahagia.
- Meningkatkan Introspeksi: Dengan berjalan meditasi, kita memiliki kesempatan untuk merenung dan melakukan introspeksi diri, memahami lebih dalam mengenai diri sendiri dan menerima emosi yang muncul.
- Memperbaiki Kualitas Tidur: Berjalan meditasi dapat membantu meredakan stres dan kegelisahan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas tidur.
- Meningkatkan Kebugaran Fisik: Meskipun berjalan meditasi fokus pada kehadiran dan kesadaran, hal ini juga memberikan manfaat fisik seperti meningkatkan kesehatan jantung, sirkulasi darah, dan kekuatan otot.
- Mengurangi Reaktivitas Emosional: Dengan melatih kesadaran melalui berjalan meditasi, kita dapat memperlambat reaktivitas emosional kita, sehingga kita lebih mampu untuk merespons situasi dengan tenang dan penuh perhatian.
Dari manfaatnya, berjalan penting bagi tubuh dan pikiran manusia. Itu sebabnya penduduk Jepang menjadikan kegiatan ini sebagai budaya mereka. Jalan tidak hanya menghemat biaya transportasi tapi juga menjaga kesehatan tubuh.
Referensi:

Tinggalkan komentar