Malas berolahraga mungkin dialami oleh sebagian orang karena berbagai alasan. Beberapa orang merasa tidak punya banyak waktu, terlalu lelah karena sibuk bekerja, atau bahkan tidak suka melakukan kegiatan fisik. Namun, olahraga tidak hanya bermanfaat bagi kebugaran tubuh, tetapi juga penting untuk kesehatan jiwa.

Bagi beberapa orang, olahraga adalah kegiatan yang menyenangkan, sementara yang lain menganggapnya sebagai kewajiban untuk menjaga kesehatan. Bagaimana pandangan agama mengenai hal ini? Secara agama, olahraga diperbolehkan.

Dalam beberapa agama, olahraga diizinkan tetapi nilainya lebih kecil daripada ibadah karena sifatnya yang terbatas dan sementara. Dalam agama Islam, olahraga sangat dianjurkan asal tidak dilakukan secara berlebihan.

Nabi Muhammad saw sering melakukan olahraga seperti memanah, berkuda, dan berenang. Beliau juga pernah berlomba lari dengan istrinya, Aisyah, dan membiarkan kaum Habasyah bermain tombak di sekitar masjid Nabawi.

Dalam Islam, berolahraga disarankan karena orang Islam yang kuat lebih disukai daripada orang Islam yang lemah. Kekuatan akan membantu orang Islam untuk terus aktif dalam melakukan kebaikan kepada sesama manusia dan beribadah kepada Allah.

1. Memperbaiki Diet

Olahraga membantu tubuh membakar lebih banyak kalori daripada lemak. Hal ini menyebabkan otot tumbuh dan metabolisme meningkat. Semakin banyak otot, semakin sehat metabolisme dan pola makan. Jadi, olahraga juga membantu memperbaiki pola makan tanpa disadari.

2. Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Tidak bisa tidur dan tidak nyenyak tidur banyak diderita oleh kebanyakan orang akhir-akhir ini. Dan beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa olahraga secara rutin dapat membuat tidur menjadi lebih cepat dan nyenyak. Jangan melakukan olahraga di waktu yang dekat dengan waktu tidur atau malah menjadi susah tidur karena terlalu berenergi.

3. Melawan Penyakit

Melawan penyakit tidak cukup hanya dengan makanan sehat, tapi juga perlu olahraga teratur. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat melambatkan dan mencegah berbagai penyakit, mulai dari yang berat seperti penyakit jantung dan stroke, hingga yang ringan seperti flu.

4. Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskuler

Sistem kardiovaskuler adalah sistem peredaran darah dalam tubuh yang terdiri dari darah, pembuluh darah, dan jantung. Penyakit kardiovaskuler merupa- kan penyakit yang mengganggu jantung dan pembuluh darah, biasanya penyakit jantung dan stroke. Berolahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol jahat (trigliserida), sehingga jantung dan sistem kardiovaskuler bekerja lebih efektif. Ini dapat mengurangi plak yang dapat menyempitkan aliran darah dalam pembuluh darah.

5. Meningkatkan Kapasitas Otak

Olahraga dapat meningkatkan energi dan serotonin di otak. Serotonin mengontrol mood dan suasana hati, serta pemahaman. Ketika serotonin meningkat, emosi seseorang lebih stabil. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas di tempat kerja.

6. Melawan Penuaan

Menurut penelitian, hanya dengan berjalan kaki ringan dapat membantu mencegah penurunan daya kerja otak pada perempuan lanjut usia. Semakin sering dilakukan, ketajaman pikiran juga dapat terpelihara dengan baik.

7. Meningkatkan Kualitas Hidup di Masa Pensiun

Olahraga rutin saat muda membuat orang tua lebih aktif dan sehat. Mereka yang tidak berolahraga saat muda rentan kehilangan otot, kegemukan, serta sakit punggung dan lutut. Orang yang aktif berolahraga saat muda masih mampu melakukan aktivitas fisik seperti mendaki gunung atau berkendara motor.

8. Mencairkan Stress

Beberapa orang melakukan berbagai hal untuk meredakan stres, seperti belanja, makanan berlebihan, atau minum minuman bersoda. Meskipun hal-hal tersebut bisa meredakan stres, mereka juga bisa menimbulkan stres baru karena berat badan naik atau keuangan berkurang. Berolahraga seperti jogging dan bersepeda bisa menjadi solusi yang terjangkau dan baik untuk tubuh, karena dapat memberikan efek relaksasi dan membuat seseorang lebih bahagia.

9. Terapi Depresi

Depresi adalah suasana hati yang sangat buruk dan berlangsung dalam jangka waktu tertentu. Orang yang mengalaminya biasanya merasa sedih terus menerus, kehilangan harapan, tidak termotivasi untuk melakukan hal-hal, kehilangan minat pada hal-hal yang dulu disukai, dan sering menyalahkan diri sendiri.

Menurut penelitian dari Universitas Duke di Amerika Serikat, sebanyak 60% orang yang mengalami depresi dapat mengatasi kondisinya tanpa menggunakan obat dokter. Mereka cukup berolahraga selama 30 menit, tiga kali seminggu, selama enam bulan.

10. Membangun Hubungan

Olahraga bersama orang-orang yang disayang secara rutin dapat mempererat hubungan dan baik untuk kesehatan. Ini juga dapat membantu untuk bertemu teman baru dan saling mendukung dalam komunitas.

Itulah beberapa alasan dan manfaat olahraga berdasarkan bukti tertulis dan penelitian modern. Ingin mulai berolahraga? Semoga sehat selalu dan tetap bersemangat.

Referensi:
Majalah CHIC 20 Agustus 2014

Tinggalkan komentar