Petir merupakan peristiwa alam yang mengagumkan namun juga menakutkan. Gejala alam ini biasanya muncul pada musim hujan di saat langit memunculkan kilatan cahaya yang menyilaukan.
Beberapa saat setelah itu, terdengar suara gemuruh yang disebut sebagai guruh. Perbedaan waktu munculnya suara ini disebabkan oleh perbedaan kecepatan antara suara (340 m/s) dan cahaya (300.000.000 m/s).
Petir sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Namun, petir sebenarnya diciptakan untuk menyeimbangkan muatan listrik yang berlebihan melalui udara.
Bagaimana Terjadinya Petir?
Pembentukan petir berasal dari terpisahnya muatan di dalam awan cumulonimbus.
Petir terjadi saat ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena gerakannya yang teratur, dan selama pergerakannya ia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul di satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul di sisi sebaliknya.
Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan. Media yang dilalui elektron pada proses pembuangan muatan adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara, terjadi ledakan suara.
Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan.
Apakah perbedaan petir (lightning bolt) dan badai petir (thunderstorms)?
Petir dapat terjadi tanpa adanya badai. Petir adalah hasil dari pengeluaran energi listrik yang disebabkan oleh perbedaan potensial listrik antara awan dan permukaan bumi atau antara dua awan yang bermuatan berbeda. Ketika terjadi perbedaan potensial listrik yang cukup besar, terjadi loncatan listrik yang kita kenal sebagai petir.
Sementara itu, badai petir terjadi ketika terdapat awan yang bermuatan listrik yang berkumpul bersama-sama dan menciptakan kondisi untuk terjadinya petir secara massal. Dalam badai petir, petir akan terjadi secara bertubi-tubi dan dapat disertai dengan hujan deras, angin kencang, dan fenomena cuaca lainnya yang berbahaya.
Jadi, singkatnya, perbedaan utama antara petir dan badai petir adalah bahwa petir dapat terjadi secara individu tanpa adanya badai, sementara badai petir mencakup kondisi di mana petir terjadi secara masif sebagai bagian dari badai cuaca yang lebih besar.
Fakta Menarik Petir
- Di seluruh dunia, terjadi sekitar 14 juta petir setiap tahun atau sekitar 40.000 petir per hari. Hal ini terutama terjadi di musim hujan ketika intensitas hujan tinggi.
- Petir biasanya berakhir dalam waktu 15-30 menit setelah dimulai, namun badai lain mungkin baru mulai di daerah yang sama. (sumber: ck-12.org)
- Kekuatan petir yang pernah tercatat adalah antara ribuan hingga 200.000 ampere. Angka ini sama dengan kekuatan yang diperlukan untuk menyalakan 500 ribu lampu bohlam 100 watt.
- Meskipun petir hanya berlangsung sebentar, sekitar 200 mikro-detik, kerusakan yang disebabkannya sangat besar. Dampak dari serangan langsung terlihat jelas, mulai dari kerusakan bangunan dan kebakaran, hingga bahaya kematian bagi manusia.
- Daerah Cibinong di sebelah timur Jakarta memiliki rekor Guinness Book of Record untuk jumlah petir terbanyak, yaitu 322 petir setiap tahun (sumber: vivanews).
- Petir membunuh sekitar 200 orang di Amerika Serikat dan melukai sekitar 550 orang Amerika per tahun, sebagian besar karena sambaran petir.
Bahaya Petir
Terdapat bahaya petir yang perlu diwaspadai, terutama ketika kita berada di luar ruangan. Setidaknya ada 5 bahaya petir: pertama, petir dapat menyebabkan kebakaran pada bangunan dan hutan; kedua, dapat merusak peralatan elektronik dan listrik; ketiga, dampak langsung petir dapat menyebabkan cedera dan bahkan kematian; keempat, petir juga dapat merusak pohon dan tanaman; kelima, petir dapat menciptakan lonjakan energi yang mengganggu jaringan listrik dan komunikasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu waspada dan mengikuti langkah-langkah keamanan petir saat berada di luar ruangan.
Terdapat bahaya petir yang perlu diwaspadai, terutama ketika kita berada di luar ruangan. Setidaknya ada 10 bahaya petir diantaranya:
- Luka bakar dan cedera
- Kerusakan pada bangunan dan harta benda
- Kebakaran hutan dan lahan
- Gangguan terhadap jaringan listrik dan komunikasi
- Kerusakan pada elektronik, sistem navigasi dan perlindungan
- Dampak negatif bagi lingkungan hidup
- Risiko bagi hewan peliharaan
- Ancaman bagi aktivitas luar ruangan
- Gangguan terhadap aktivitas pertanian dan pertambangan
- Perubahan iklim dan bencana alam
Saat cuaca mulai berubah, penting untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya petir ini. Mengetahui risiko-risikonya dapat membantu kita mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri dan lingkungan sekitar.
Bagaimana Mencegah Bahaya Petir?
Karena itu orang membuat alat penangkal petir. Kalau tidak ada alat penangkal petir, gedung-gedung tinggi akan rusak ketika petir menyambar. Misalnya, Gedung Empire State di New York City sering disambar petir sekitar 100 kali setiap tahun. Oleh karena itu, alat penangkal petir sangat penting dan dipasang di setiap gedung tinggi.
Mencegah bahaya petir bisa dilakukan dengan memasang penangkal petir dan grounding yang baik di gedung atau rumah.

Penangkal petir merupakan rangkaian jalur yang digunakan untuk mengarahkan petir ke permukaan bumi tanpa merusak benda-benda di sekitarnya. Terdiri dari 3 bagian utama.
- Batang penangkal petir
- Kawat konduktor
- Tempat pembumian
Bagaimana dengan kita yang berada di luar ruangan atau di dalam rumah?
Ada beberapa cara untuk melindungi diri dan lingkungan dari petir. Salah satunya adalah dengan menggunakan metode Sangkar Faraday. Caranya adalah dengan melindungi area yang ingin dijamin keamanannya dengan melingkarinya menggunakan bahan penghantar yang terhubung ke tanah. Tempat tersebut berfungsi untuk mengalirkan listrik dari kabel penghantar ke tanah.
Tips-tips Untuk Melindungi Diri dari Petir di Luar Ruangan
- Cari tempat perlindungan, seperti gedung atau mobil. Banyak orang berpikir bahwa ban karet bisa membuatmu aman di dalam mobil karena karet tidak dapat menghantarkan listrik. Namun, di daerah dengan banyak petir, ban karet sebenarnya bisa menjadi penyalur listrik yang lebih baik daripada isolator. Mengapa aman di dalam mobil? Karena petir akan mengalir di sekitar permukaan kendaraan, kemudian ke tanah. Jadi, pengemudi mobil tidak perlu khawatir tentang disambar petir, karena petir yang menyambar mobil langsung dialirkan ke tanah. Penumpang di dalam pesawat juga aman karena pesawat terbuat dari bahan yang melindungi dari petir.
- Bagi petugas di bandara, jangan berlindung di bawah sayap pesawat atau dekat roda saat hujan. Posisi ekor pesawat yang tinggi rentan tersambar petir dan mengalir ke badan pesawat.
- Hindari berlindung di bawah benda logam yang menjulang tinggi. Orang yang berada di sebuah struktur yang terbuat dari logam, menara misalnya, harus segera masuk ke dalam struktur tersebut. Jangan menyentuh struktur logam yang terkena petir.
- Bila Anda di kapal, hindari tiang layar untuk menghindari tersambar petir.
- Untuk menghindari petir di tempat terbuka, Anda bisa jongkok dengan merapatkan kedua kaki dan menundukkan kepala tanpa menyentuh tanah. Dengan cara itu, petir yang menyambar di dekat Anda tidak akan mengalir ke dalam tubuh. Namun, jika kedua kaki Anda terbuka, petir itu akan meloncat ke tubuh Anda. Ingatlah bahwa Anda hanya boleh membuat satu titik kontak dengan tanah saat tersambar petir.
- Jika sedang berenang dan mendung gelap, segera keluar dari kolam masuk ke bangunan terdekat.
- Jika Anda berada di luar ruangan dan ada obyek tinggi di sekitar, lebih baik mendekatinya daripada menjauh. Namun, jangan terlalu dekat. Jarak aman terbaiknya adalah 2,5 meter. Semakin jauh dari obyek tinggi, semakin kecil risiko tersambar petir.
- Jangan berdiri di bawah pohon saat hujan. Petir bisa meloncat ke tubuh orang dari pohon. Sulur-sulur pohon juga bisa menghantarkan petir ke tubuh.
- Jika Anda berada di luar ruangan, jangan berdiri bergerombol dengan orang lain. Pastikan untuk menjaga jarak sekitar lima (5) meter dengan orang lain.
- Jika Anda tak menemukan tempat berlindung, berjongkoklah, seperti yang diterangkan di atas. Usahakan tangan tidak menyentuh tanah, dan jangan berbaring karena itu bisa membuat penyaluran tenaga petir dari tanah ke tubuh Anda lebih mudah.
Tips-tips Untuk Melindungi Diri dari Petir di Dalam Ruangan
- Jika Anda berada di dalam rumah, hindarilah tempat yang dekat dengan sumber listrik. Jauhi juga tempat yang basah atau air, serta usahakan untuk menjauhi pintu dan jendela.
- Matikan dan cabut kabel power dari stop kontak listrik semua barang elektronik yang Anda miliki, seperti televisi, radio, dan komputer untuk mengurangi risiko tersambar petir.
- Jangan gunakan telepon rumah saat petir. Gunakan telepon genggam jika perlu. Petir bisa merusak sambungan telepon dan bahaya jika kamu pegang telepon saat petir.
- Jauhi pipa saluran air (bath tub, shower). Petir bisa menyambar rumah atau dekat rumah dan arus listrik bisa merambat lewat pipa logam saluran air.
- Gunakan sandal rumah dari karet (sandal jepit) atau usahakan memakai kaos kaki yang kering, sebagai cara untuk menjaga tubuh Anda tetap bersih dan terlindungi dari kotoran di lantai.
Tempat-tempat yang berisiko Tersambar Petir :
- Tempat yang beresiko tersambar petir adalah daerah perbukitan, lereng, daerah terpencil, dan daerah pedesaan. Di perkotaan, risiko terkena petir relatif kecil karena kepadatan penduduk di kawasan tersebut merata.
- Kolam renang.
- Petir bisa merambat melalui kabel listrik dan telepon. Cabut kabel telepon yang terhubung ke telepon.
- Antena televisi juga bisa menjadi jalur untuk petir masuk ke rumah.
- Bangunan yang terbuat dari beton bertulang sudah berfungsi sebagai pelindung dari petir.
Manfaat Petir
Petir merupakan fenomena alam yang penuh dengan keajaiban dan juga membawa bahaya yang tidak dapat dianggap remeh. Namun, di balik ketakutannya, petir memiliki manfaat besar yang sering kali terlupakan. Salah satunya adalah bahwa petir dapat membantu dalam proses penjernihan udara, karena ketika terjadi petir, ion positif yang dihasilkan oleh kilatan petir mampu membuat partikel-partikel polutan di udara menempel menjadi lebih berat dan akhirnya jatuh ke tanah. Ini adalah salah satu contoh bagaimana alam menciptakan keseimbangan meskipun dalam fenomena yang terlihat mengerikan.
Petir sedikitnya memiliki 7 manfaat penting bagi kehidupan, diantaranya:
- Sumber Energi: Petir dapat diubah menjadi sumber energi listrik melalui teknologi seperti penangkap petir dan pembangkit listrik tenaga petir. Ini adalah sumber energi terbarukan yang dapat membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
- Pembentukan Ozon: Petir juga membantu dalam pembentukan lapisan ozon di atmosfer Bumi. Proses ini membantu melindungi kehidupan di Bumi dengan menyerap sebagian radiasi ultraviolet berbahaya dari matahari.
- Pembersih Udara Alami: Petir membantu membersihkan udara dengan cara menghasilkan ozon. Oksigen di udara terurai oleh kilat petir, yang kemudian bergabung kembali untuk membentuk molekul ozon. Ozon membantu mengurangi polusi udara dengan menghilangkan partikel-partikel berbahaya.
- Meningkatkan Kesuburan Tanah: Petir juga dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah karena ozon yang dihasilkan dapat bereaksi dengan nitrogen di udara dan membentuk nitrat, yang merupakan salah satu nutrisi penting bagi tanaman.
- Penyehatan Tanaman: Meskipun petir dapat merusak tanaman dengan cara membakar atau merusak akarnya, namun petir juga membantu memperbaiki tanah dan menyediakan nutrisi tambahan melalui proses yang disebut petir terik.
- Mengatur Siklus Air: Kilat petir juga membantu dalam mengatur siklus air. Petir merubah molekul oksigen yang ada di atmosfer menjadi ozon yang memengaruhi suhu di atmosfer sehingga juga memengaruhi siklus air bumi.
- Rekayasa Cuaca: Petir dapat memainkan peran penting dalam siklus hidrologi Bumi, membantu mengatur pola cuaca dan iklim di berbagai wilayah. Petir juga menghasilkan gas oksida nitrogen yang dapat mempengaruhi pembentukan hujan.
Manfaat-manfaat ini menunjukkan bahwa petir, meskipun dikenal sebagai fenomena alam yang berbahaya, juga memiliki dampak positif bagi kehidupan di Bumi.
Referensi:
http://pentingdiingat.blogspot.com

Tinggalkan komentar