Walnut (Juglans) atau kacang kenari merupakan salah satu jenis kacang tersehat di dunia.

Dikategorikan pada kacang pohon yang tumbuh di atas dahan atau ranting pohon dalam keluarga Juglandaceae. Di dalamnya termasuk cashew, kacang Brazil, hazelnut, pecan, macadamia, nut, pistachio, dan kacang pinus.

Total terdapat sekitar 30 jenis tipe walnut di seluruh dunia, namun hanya 3varietas yang di kelola secara serius untuk diperdagangkan, yakni walnut Persia (juglans regia atau English walnuts), the butternut (juglans cinerea atau white walnut) dan the black walnut (juglans nigra).

Pohonnya sendiri memiliki tinggi antara 10-40 meter dan tumbuh subur di kawasan beriklim subtropik, seperti Eropa tenggara dan Kanada. Kacang ini digemari oleh para raja dan bangsawan, sehingga dalam bahasa Latin untuk walnut yakni Jupiter’s glans, yang artinya kacang para dewa.

Beberapa negara yang membudidayakan tumbuhan ini yakni Amerika Serikat, Turki, Tiongkok, Prancis, dan negara-negara Eropa; khususnya Rumania dan Prancis. Sampai saat ini, produksi terbesar masih dipegang oleh Tiongkok sebesar 1,7 ton (2012), disusul oleh Iran, Amerika, dan Turki.

Setiap 100 gram kacang walnut mengandung sekitar 650 kalori, yang membuatnya menjadi salah satu sumber energi bagi tubuh. Kacang ini juga mengandung protein dan lemak, terutama lemak tidak jenuh ganda. Selain itu, kacang walnut juga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, kalsium, zat besi, magnesium, mangan, dan seng.

food man closed holding
Photo by Lara Jameson on Pexels.com

Walnut dapat mendorong terciptanya kualitas tidur yang lebih baik karena kacang ini kaya akan hormon melatonin, yaitu hormon yang membuat tubuh merasa nyaman saat tidur. Selain enak, mengudap atau ngemil kacang kenari menjelang tidur merupakan langkah tepat untuk memperoleh tidur yang lebih nyenyak.

Umumnya makanan berbahan kacang-kacangan kaya akan mineral yang dibutuhkan bagi kesehatan reproduksi laki-laki, termasuk walnut. Berdasarkan penelitian dari UCLA, jika seseorang mengonsumsi 2,5 ons kacang kenari per hari, kualitas cairan sperma (semen) nya dapat meningkat.

Salah satu manfaat walnut bagi kecantikan tubuh adalah membantu meningkatkan kesehatan kulit. Kacang ini kaya akan vitamin B dan zat antioksidan yang berfungsi mencegah masuknya radikal bebas, penyebab noda hitam, keriput, dan garis-garis halus. Rajin mengkonsumsi kacang ini, hasilnya mencerahkan kulit secara alami.

Manfaat selanjutnya dari kacang ini yakni mampu mencegah datangnya kepicikanan sejak dini. Seperti kita ketahui, kepicikanan atau Alzheimer merupakan penyakit yang pasti datang menghampiri semua orang karena proses ini alami berkaitan dengan menurunnya fungsi otak (Dementia) seiring bertambahnya usia.

Salah satu langkah mencegah datangnya penyakit ini yakni dengan selalu mengkonsumsi makanan bergizi, salah satunya walnut. Dari penelitian Dr. Abha Chauhan dari Institute New York, memperlihatkan bahwa flavonoids dan vitamin E pada kacang ini mampu membunuh radikal bebas penyebab Dementia sejak dini.

Kacang ini kaya akan asam lemak tidak jenuh tunggal. Selain itu, terkandung juga asam linoleat, asam lemak omega 3, dan asam arakidonat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL (High Density Lipoprotein).

Kacang ini juga mengandung banyak antioksidan serta dapat membantu menurunkan pembentukan plak lemak di dinding dalam pembuluh darah sehingga dapat membantu mencegah terjadinya berbagai jenis penyakit jantung dan menurunkan risiko terjadinya stroke.

Manfaat utama dari kacang ini yakni dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker karena mengandung berbagai jenis antioksidan dalam jumlah besar dan asam lemak omega 3 (asam linoleat) yang dapat menghambat perkembangan tumor.

Fitosterol, vitamin E, dan melatonin merupakan beberapa jenis antioksidan yang terdapat di dalam kacang ini. Karena kandungan polifenolnya tinggi, maka kacang ini dapat menghambat proses pembelahan diri sel-sel kanker.

Selain itu, kacang ini juga mengandung tannin telimagrandin yang merupakan antioksidan langka yang dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker. Dari penelitian, kacang ini telah terbukti dapat mencegah terjadinya kanker payudara dan kanker prostat.

Dari penelitian baru-baru ini, memperlihatkan bahwa mengkonsumsi kacang walnut secara rutin dapat menurunkan risiko terjadinya kanker pankreas. Penelitian ini melibatkan 75.680 wanita. Dari observasi itu, kinerja kelenjar pankreas wanita yang rajin mengkonsumsi kacang ini lebih sehat daripada wanita yang tidak pernah mengonsumsinya.

Para peneliti dari Universitas Marshal menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi kacang walnut 2 ons/hari selama beberapa minggu, dapat menurunkan risiko kanker payudara. Temuan ini tentunya sangat berguna untuk mencegah penyakit menakutkan kaum hawa tersebut.

Disamping berguna mencegah kanker payudara, sepertinya para wanita harus sering mengkonsumsi walnut, karena kacang ini sangat baik bagi ibu yang sedang hamil. Hal itu disebabkan, kacang ini kaya asam lemak tak jenuh ganda, yang mampu menurunkan resiko alergi pada calon bayi selama di dalam kandungan.

Berkat kandungan asam lemak tak jenuh ganda, walnut dapat membantu mengatur kadar gula darah, sehingga nantinya mampu mencegah timbulnya diabetes tipe 2.

Kacang ini juga membantu proses pembentukan insulin di dalam hati sehingga dapat membantu proses pencernaan glukosa (gula). Selain itu, berbagai jenis mineral, protein nabati, dan serat yang dapat bantu proses pemecahan glukosa di dalam tubuh.

Polifenol dan berbagai antioksidan di dalam kacang ini dapat mendorong kinerja otak bekerja lebih efisien. Asam alfa linoleat (suatu jenis asam lemak omega 3) di dalam kacang ini dapat membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat proses oksidasi.

Kacang walnut juga dapat membantu menjaga fungsi kognitif, seperti kemampuan untuk memecahkan masalah, kecepatan refleks atau respon, kemampuan menganalisis, dan kemampuan belajar.

Salah satu manfaat walnut yang belum banyak diketahui orang yakni membantu menjaga berat badan dengan cara meningkatkan proses oksidasi lemak dan menghambat proses oksidasi karbohidrat.

Apabila kita sedang mengalami banyak pikiran, cobalah makan walnut karena kacang ini mampu melancarkan aliran darah, sehingga asupan nutrisi dan oksigen ke otak lancar. Hal itu secara tidak langsung menghilangkan respon hormon stress di otak.

Percaya atau tidak, mengonsumsi kacang ini secara teratur selama hidup, minimal segenggam seminggu sekali, dipercaya mampu memperpanjang usia seseorang.

Dari studi para ilmuan, ditemukan bahwa kacang ini mampu menekan pertumbuhan sel-sel kanker hampir 40%. Jadi, apabila Anda ingin berusia panjang, makanlah walnut!

Demikian empat belas manfaat kacang walnut ini, semoga dimampukan membeli dan merasakan manfaat kesehatannya.

Referensi:

Referensi:
https://id.wikipedia.org
http://www.thehealthsite.com
http://www.stylecraze.com

Tinggalkan komentar